Wisata pantai maleber masih terbengkalai.

Eksotisme keindahan pantai maleber sangat menakjubkan di sepanjang garis pantai banyak berdiri rumah makan yang menyediakan menu khas ikan bakar tetapi potensi wisata yang bisa menyedot perhatian para pengunjung yang hendak menghabiskan waktu berlibur didaerah tersebut belum mendapat perhatian dari pihak pemerintah kabupaten Cianjur terutama kurangnya promosi serta tidak adanya penghijauan di tempat tersebut menjadi salah satu faktor kurangnya pengunjung .
Seperti yang terpantau hamparan jaring terapung ditengah waduk Cirata terlihat jelas dari pinggiran pantai maleber sedangkan perahu banyak terparkir dibibir pantai siap mengantarkan para pengunjung untuk sekedar berkeliling di tengah waduk Cirata tetapi tidak adanya pepohonan untuk berteduh dan menghindar dari sengatan teriknya matahari membuat para pengunjung tidak bisa bertahan lama menikmati eksotisme wisata pantai maleber.
Menurut pengakuan Dadang pengunjung asal kota Bogor mengakui dirinya beseta keluarga mengaku sudah beberapa kali mengunjungi lokasi wisata pantai maleber tetapi dari dulu sampai sekarang tempat tersebut belum mengalami perubahan “dari pertamakali kesini sampai sekarang belum ada yang berubah di wisata pantai maleber”akunya
Dia juga menambahkan padahal eksotisme keindahan pantai maleber yang ditawarkan tidak kalah dengan lokasi wisata lain seandainya dikelola dengan baik dengan sentuhan sedikit saja bisa menjadi andalan pemkab Cianjur “seharusnya dipinggiran pantai ditanami pepohonan supaya ada pelindung bagi para pengunjung”ujarnya.
Yang membuat Dirinya kerap kali datang kepantai maleber untuk saat ini hanya sekedar mencari tempat makan yang banyak berdiri disepanjang jalan terutama Ikan Bakar Nila Khas yang langsung diambil dari kolam padahal dirinya sangat ingin menghabiskan waktu liburan di pantai maleber “kepinginnya sih berlama-lama dipinggir pantai sambil melihat hamparan jaring terapung, tetapi tidak adanya pepohonan buat verlindung dari terik matahari, ya balik lagi “katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar