Entri Populer

Sabtu, 28 Mei 2011

KEBUDAYAAN INDONESIA HARUS MULAI DIJAGA

KEBUDAYAAN INDONESIA HARUS MULAI DIJAGA

Indonesia adalah negeri yang beraneka ragam. bangsa yang multikultur, banyak sekali kebudayaan yang tersebar dari ujung barat ampai ujung timur. Kebudayan nasional yang menjadi ciri khas bangsa khususnya.sebagai warga yang hidup di Indonesia, sebaiknya saat ini kita harus berpikir bahwa kebudayaan Indonesia mulai harus dijaga. Kenapa kebudayaanbangsa Indonesia harus dijaga? Ada beberapa faktor yang menyebabkan kebudayaan Indonesia harus dijaga. Diantaranya, banyak orang yang tidak mengenal budayanya sendiri.
Keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia lebih banyak menyebabkan seseorang malas untuk mengetahui bahkan untuk mengenalnya. sehingga tak heran jika ada orang yang tidak tahu tentang kebudayaan Indonesia. Bahkan dia sempat aneh dan terheran-heran jika melihat tari kecak misalnya atau mendengarkan lagu soleram. karena dia tak pernah mengetahuinya dan memang tak pernah mau tahu.
Tak hanya itu, globalisasi atau medernisasi yang terjadi pada dunia saat ini mempunyai pengaruh besar terhadap kelestarian budaya Indonesia. Melalui modernisasi kebudayaan dengan mudah kebudayaan asing dapat masuk ke Indonesia. Dan memang tidak mengherankan, kita bisa lihat dengan jelas dari beberapa media, kebudayaan asing telah merambah luas ke seluruh penjuru nusantara. Kebudayaan-kebudayaan asing ini ternyata lebih mudah membudaya dari pada kebudayaan asli yang sudah ada. Contohnya saja dalam cara berpakaian, kita lebih sering mengikuti orang-orang di luar sana untuk cara berpakaian.
Dengan masuk dan berkembangnya budaya asing ke Indonesia membuat kebudayaan-kebudayaan daerah tersingkir. tak jarang banyak kebudayaan daerah yang tidak lagi dimunculkan atau malah dapat dikatakan menghilang. Kebudayaan-kebudayaan daerah ini mulai meredup setelah kedatangan kebudayaan asing. Seperti ayang yang sekarang jarang sekali kita dapat menyaksikan pertunjukan wayang secara langsung. Atau tari jaipong yang benar-benar asli, karena yang sering kita lihat adalah tari jaipong yang sudah banyak mengalami perubahan.
Generasi muda Indonesia pun ternyata lebih menyukai kebudayaan asing. Mereka kurang mencintai kebudayaannya sendiri, bahkan ada yang menganggapnya kampungan. Terlihat bahwa generasi muda sekarang lebih bergaya hidup hedonistikatau gaya hidup penuh hura-hura. Generasi muda saat ini lebih menyenangi kebebasan tanpa batas daripada kebebasan dengan batasan norma. Musik yang mereka dengarkan bukn lagi gending karismen atau tanjidor tapi musik yang mereka dengarkan adalah house music atau musik DJ, R&B, Hip-hop, metal dan lain-lain. Tarian mereka bukan lagi jaipongan, kecak, atau pendet tapi tarian mereka dengarkan adalah modern dance, break dance dan lain-lain.
Oleh karena itu, memang sudah saatnya kita sebagai orang Indonesia umumnya dan sebagai generasi muda terpelajar khusunya, harus mulai berpikir untuk menjaga kebudayaan Indonesia. Karena kebudayaan Indonesia adalah ciri khas bangsa Indonesia yang menjadi kebanggaan tersendiri dari bangsa Indonesia. Masyarakat dan pemerintah adalah pelaku sentral dalam proses pelestarian kebudayaan nasional.
Kebudayaan indonesi sebaiknya kita pelihara, kita juga dan kita lestarikan bersama-sama. Jangan sampai kita kehilangan budaya kita sendiri. Marilah kita sama-sama menjaga kebudayaan Indonesia agar jangan sampai terkubur dan hanya menjadi sejarah anak cucu kita di masa yang akan dating. Marilah kita bersama-sama menjaganya!.


Rabu, 25 Mei 2011

Kesadaran Disiplin Lalu Lintas warga Cikalongkulon Masih Minim.


Cikalongkulon, minggu 22 mei 2011
Kesadaran masyarakat di Kecamatan Cikalongkulon dinilai masih minim
hal ini  bisa dilihat masih banyaknya para pengendara yang kerap
melanggar aturan lalu lintas terutama para pengguna  sepeda motor yang
tidak menggunakan helm serta membawa penumpang lebih dari dua orang
terutama para pelajar sekolah  dimana hal tersebut dapat membahayakan
diri sendiri maupun orang lain.
Seperti yang terpantau  minggu (22/05) didepan Pos
Gatur Lalu lintas pertigaan Leuwi Bungur Kecamatan Cikalongkulon
terpantau banyak para pengemudi sepeda motor yang tidak menggunakan
helm lebih parah lagi mereka  membawa penumpang lebih dari dua orang
sehingga dikhawatirkan ketika terjadi kecelakaan bisa membahayakan
sipengemudi maupun penumpang sepeda motor maupun  orang lain.
Menurut salah seorang petugas polantas Polsek Cikalongkulon Briptu
Erik S menyebutkan para pengguna jalan di wilayah tersebut masih
banyak  yang melanggar aturan lalu lintas hal ini disebabkan masih
kurangnya kesadaran disiplin lalu lintas para pengguna jalan terutama
pengguna sepeda motor padahal setiap hari petugas kepolisian selalu
menindak tegas para pelanggar aturan lalu lintas “setiap hari
rata-rata para pelanggar lalu lintas depan Pos Gatur mencapai sepuluh
orang pengemudi sepeda motor yang ditilang”akunya 
.
Walaupun pihak kepolisian melakukan tindakan tegas kepada para
pelanggar lalu lintas setiap hari tetapi kesadaran masyarakat masih
rendah terhadap disiplin lalu lintas hal ini bisa dilihat masih
banyaknya para pengguna jalan yang melanggar aturan terutama para
pelajar lebih parah lagi masih banyak orang tua atau para pegawai
pemerintah yang melakukan pelanggaran “selain para pelajar juga banyak
para PNS yang melanggar aturan lalu lintas berhasil ditindak setiap
harinya”tambahnya.
Bagi pihak kepolisian rendahnya kualitas kesadaran masyarakat dalam
mematuhi aturan lalu lintas di wilayah Cikalongkulon merupakan suatu
polemik yang susah untuk dipecahkan karena disatu sisi petugas
polantas yang menjalankan fungsinya dijalan raya tetapi dimata para
pelanggar yang kebanyakan warga setempat menjadi kontraduktif
“seringkali petugas mendapat teguran serta omelan dari para pelanggar
yang notabene masih warga setempat  yang ditindak”katanya.
Padahal kesadaran disiplin lalu lintas dimaksudkan untuk mengurangi
angka kecelakaan yang sangat tinggi serta meminimalisir jatuhnya
korban yang sangat parah ketika terjadinya kecelakaan yang menimpa
pengguna jalan sehingga dirinya menghimbau “ kepada para pengguna
jalan supaya mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan alat
keselamatan yang telah ditentukan serta mematuhi rambu-rambu lalu
lintas dan marka jalan supaya keselamatan dijalan raya lebih
terjamin”pungkasnya.(hendry).
DSC02857.JPG

Wisata pantai maleber masih terbengkalai.


Wisata pantai maleber masih terbengkalai.
Eksotisme keindahan pantai maleber sangat menakjubkan di sepanjang garis pantai banyak berdiri rumah makan yang menyediakan menu khas ikan bakar tetapi potensi wisata yang bisa menyedot perhatian para pengunjung yang hendak menghabiskan waktu berlibur didaerah tersebut  belum mendapat perhatian dari pihak pemerintah kabupaten Cianjur terutama  kurangnya promosi serta tidak adanya penghijauan di tempat tersebut menjadi salah satu faktor kurangnya pengunjung .
Seperti yang terpantau   hamparan jaring terapung ditengah waduk Cirata terlihat jelas dari pinggiran pantai maleber sedangkan perahu banyak terparkir dibibir pantai siap mengantarkan para pengunjung untuk sekedar berkeliling di tengah waduk Cirata tetapi tidak adanya pepohonan untuk berteduh dan menghindar dari sengatan  teriknya  matahari membuat para pengunjung tidak bisa bertahan lama menikmati eksotisme wisata pantai maleber.
Menurut pengakuan Dadang pengunjung asal kota Bogor mengakui dirinya beseta keluarga  mengaku sudah beberapa kali mengunjungi lokasi wisata pantai maleber tetapi dari dulu sampai sekarang tempat tersebut belum mengalami perubahan “dari pertamakali kesini sampai sekarang belum ada yang berubah di wisata pantai maleber”akunya
Dia juga menambahkan padahal eksotisme  keindahan pantai maleber yang ditawarkan  tidak kalah dengan lokasi wisata lain seandainya dikelola dengan baik dengan sentuhan sedikit saja bisa menjadi andalan pemkab Cianjur “seharusnya dipinggiran pantai ditanami pepohonan supaya ada pelindung bagi para pengunjung”ujarnya.
Yang membuat Dirinya kerap kali datang kepantai maleber untuk saat ini hanya sekedar mencari tempat makan yang banyak berdiri disepanjang jalan terutama Ikan Bakar Nila Khas yang langsung diambil dari kolam padahal dirinya sangat ingin menghabiskan waktu liburan di pantai maleber “kepinginnya sih berlama-lama dipinggir pantai sambil melihat hamparan jaring terapung, tetapi tidak adanya pepohonan buat verlindung dari terik matahari, ya balik lagi “katanya.

Regwil 234 solidarity community Cikalongkulon dilantik.


Regwil 234 solidarity community Cikalongkulon dilantik.
Cikalongkulon, sabtu, 14 mei 2011.
Ratusan massa yang tergabung dalam suatu wadah komunitas sosial 234 SC  menghadiri acara pelantikan pengurus Register Wilayah 234 SC Kecamatan Cikalongkulon  oleh Ketua Korwil 234 SC  Kabupaten Cianjur yang diselenggarakan di Rumah Makan Kinayungan Desa Sukagalih Kec. Cikalongkulon .sabtu (14/05) kemarin.
Konvoi  kendaraan  membawa Ratusan massa yang tergabung dalam  korwil 234 SC  Kabupaten Cianjur mulai berdatangan ke lokasi gelaran acara yang dimulai  pukul 8.00 pagi pada kegiatan pelantikan ini selain dihadiri oleh anggota 234 SC se Korwil Cianjur juga dihadiri oleh unsur muspika Cikalongkulon serta perwakilan LSM dan Ormas yang ada di wilayah Kecamatan Cikalongkulon.
Dalam sambutannya Ketua Korwil 234 SC Cianjur Ir. Icwan nes menjelaskan bahwa inti dari  komunitas 234 SC dibangun berdasarkan landasan  persamaan pandangan serta  tidak adanya perbedaan antara sesama anggota sehingga “ kepada  seluruh anggota komunitas 234 SC harus bisa menjalin hubungan silaturahmi yang lebih erat baik antara sesama anggota maupun masyarakat”ucapnya.
Sebagai anggota 234 SC diharapkan kepada seluruh anggota untuk menjaga perilaku dan  nama baik organisasi sehingga 234 SC bisa bermanfaat bagi masyarakat dan negara serta  menjadi  generasi penerus bangsa yang lebih  baik sesuai dengan Visi dan misi 234 SC “apabila ada anggota yang menyalahi aturan dan kode etik organisasi akan langsung saya pecat terutama pada penyalahgunaan narkoba dan tindakan kriminal lainnya”tegasnya.
Dia juga menambahkan dirinya sangat optimis Regwil 234 SC  Cikalongkulon dengan Asep Supriatna yang dijadikan sebagai Ketua  akan berkembang pesat mengingat susunan pengurusnya  terdiri dari berbagai unsur masyarakat serta latar belakang yang beragam “ mulai dari para pengusaha , kepala Desa anggota Kepolisian dan TNI serta masyarakat biasa menjadi pengurus regwil 234 SC Cikalongkulon”tambahnya optimis.
Sementara itu firman firdaus camat kecamatan Cikalongkulon menambahkan sangat menyambut baik dibentuknya 234 SC regwil Cikalongkulon yang dibangun atas dasar landasan persamaan pandangan serta ikatan silaturahmi yang erat sehingga diharapkan 234 SC bisa dijadikan partner pemerintah untuk membantu  dalam pembangunan wilayah kecamatan Cikalongkulon selain itu diharapkan bisa berkembang jangan hanya sebatas seremonial saja”tambahnya dalam sela-sela acara…..